Pantangan Paru Paru Basah

Pantangan Paru Paru Basah – Paru-paru merupakan organ manusia yang sangat penting, begitu banyak penyakit pernapasan yang berkaitan dengan paru-paru, termasuk salah satunya paru-paru basah. Penyakit paru-paru basah harus selalu kita waspadai dan hindari. Dalam dunia kedokteran penyakit paru-paru basah dikenal sebagai pneumonia yang disebabkan oleh adanya virus, kuman dan bakteri yang masuk dan menyebar dalam paru-paru dan pembuluh darah. Namun masih banyak orang yang menganggap enteng penyakit ini.Banyaknya virus, bakteri dan jamur yang ada disekitar kita merupakan penyebab dari paru-paru basah.

Pantangan Paru Paru Basah

Pantangan Paru Paru Basah

Resiko Paru-Paru Basah

Ciri-ciri orang yang berisiko terjangkit penyakit paru-paru basah ini terlihat dengan beberapa gejala, diantaranya :

  • Telapak tangan dan kaki sering terasa dingin dan telapak tangan sering basah (keluar keringat).
  • Pernah atau sering mengalami sesak nafas dan nyeri di dada
  • Mengalami batuk yang disertai dengan batuk berdahak
  • Ketika batuk, dada akan terasa sakit

Sebagai upaya dari pencegahan bagi penderita paru-paru basah atau yang berisiko dengan gejala diatas diharapkan tidak keluar pada malam hari atau sering begadang. Sering begadang juga merupakan faktor tertinggi yang dapat menyebabkan paru-paru basah.

Penyakit paru-paru basah adalah suatu peradangan yang terjadi pada paru-paru, biasanya akibat kontaminasi.Kebanyakan orang memiliki peningkatan risiko paru-paru basah pada usia lebih dari 65 tahun atau anak dibawah 2 tahun, atau bila memiliki kondisi kesehatan yang buruk.

Pantangan Paru Paru Basah

1. Jangan mandi malam langsung tidur
2. Jangan tidur dengan baju tebal
3. Hindari pemakaian kipas angin sewaktu tidur
4. Usahakan untuk berkeringat, misalnya dengan olahraga
5. Jangan mandi setelah olahraga malam
6. Oleskan minyak goreng pada kaki, dada dan perut
7. Usahakan mengeluarkan lendir (dahak) dengan cara membuang napas dalam-dalam kemudian dibatukkan dan dilakukan berulang-ulang
8. Jangan minum-minuman yang mengandung soda ataupun alkohol
9. Hindari penggunaan AC
10. Olahraga dengan baik dan benar dengan porsi yang cukup
11. Paling bagus terapi dengan pijat ala Terapi Motivasi

Pantangan paru-paru basah harus dilakukan dengan benar dan baik. Karena jika pantangan paru-paru basah ini tidak dihindari akan menyebabkan keadaan menjadi semakin memburuk lagi. Cara menyembuhkan penyakt paru-paru basah dengan minum obat dokter yang sudah diresepkan. Minumlah dengan teratur sampai dokter menyatakan bahwa Anda sembuh setelah melakukan serangkaian pemeriksaan ulang. Walaupun kadang terasa berat unutk minum obat tersebut karena memang membutuhkan waktu yang lama dalam menyembuhkannya, namun dengan melakukan pencegahan maka akan semakin baik lagi hasilnya.

Cara Mencegah Paru-Paru Basah

Cara mencegah gejala paru-paru basah adalah :

  1. Menjalankan pola hidup yang sehat
  2. Mengonsumsi makanan yang bernutrisi tinggi dan seimbang
  3. Menjaga kesegaran tubuh dan kesehatan tubuh
  4. Mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan sebaiknya jangan tidur larut malam
  5. Jangan merokok baik aktif atau pasif
  6. Selalu membuka jendela rumah dari pagi sampai sore hari.

Gejala Paru-Paru Basah

Gejala paru-paru basah yang biasanya terjadi adalah :

  1. Batuk yang disertai dengan dahak paling tidak selama 3 minggu atau bahkan lebih.
  2. Disaat dahak keluar biasanya disertai dengan adanya darah
  3. Mengalami sesak nafas dan nyeri pada dada

Sedangkan gejala paru-paru basah yang meluas terjadi adalah :

  1. Penurunan pada nafsu makan
  2. Berat badan yang mengalami penurunan
  3. Demam terjadi lebih dari 1bulan
  4. Berkeringat di malam hari, walaupun Anda sedang tidak melakukan aktivitas apapun.

Dan jika Anda merasakan gejala paru-paru basah yang sering seperti sesak nafas, batuk berdahak, nyeri dadah  maka Anda harus melakukan pemeriksaan ke dokter. Bisa jadi gejala ini merupakan salah satu sinyal dari adanya gangguan pada penyakit paru-pari basah. Untuk mereka yang belum mengalami gejala diatas, maka cara mencegahnya adalah dengan mendapatkan waktu istirahat yang cukup, menghindari diri dari uap air yang berasal dari lantai. Namun untuk Anda yang sudah mengalami gejala ini, maka berhati-hatilah dan segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk mencegah dari terjadinya penyakit dari paru-paru basah. Biasanya seseorang yang sudah divonis menderita penyakit paru-paru basah akan menjalani terapi paling tidak adalah selama 6 bulan. Jika benar dinyatakan menderita penyakit paru-paru basah, atau juga merasa mengalami gejala sesak nafas, dan juga batuk serta yang lain sebagainya.

Dibawah ini beberapa orang yang mempunyai resiko mengalami penyakit paru-paru basah adalah :

  1. Bayi atau anak-anak
  2. Orang yang berusia diatas 65 tahun atau bahkan lebih tua
  3. Orang yang mempunyai sistem pertahanan yang lemah natural sebagai salah satu akibat dari suatu penyakit atau termasuk penyakit HIV
  4. Minum dengan berlebihan
  5. Orang yang bekerja pada konstruksi atau juga sistem pertanian
  6. Orang yang merokok

Jika penyakit paru-paru basah disebabkan karena bakteri, maka biasanya dokter akan memberikan obat antibioti. Gejala yang paling utama biasanya akan terjadi selama beberapa ahri saja, walaupun batuk memang membutuhkan waktu beberapa minggu. Dan pastikan untuk mengikuti petunjuk dokter dengan lebih berhati-hati. Untuk mengambil salah satu jenis obat antibotik yang sudah diresepkan dokter. Jika Anda mempunyai masalah pada penyakit radang paru-paru, dokter Anda mungkin harus berbicara mengenai pengobatan gejala yang terjadi.

Pantangan Paru Paru Basah


=====================================

>>> Buah Merah Untuk Penyakit Paru-paru, Membantu Mengobati Penyakit Paru-paru, Flek Paru-paru, Paru-paru Basah, Radang Paru-paru dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Paru Paru Basah and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>